makanan penambah darah merah

Kurang darah itu adalah penyakit yang dikarenakan kekurangan protein dan zat besi. Jika kita mengalami kekurangan darah maka kita akan mengalami pusing,tubuh lemas dan pucat jika kekurangan darah atau anemia terus terjadi bisa menyebabkan penyakit jantung, maka dari itu sebelum berlanjut hindari tidur larut malam dan obati dengan suplemen penambah darah.

Jika kita malas mengosumsi suplemen penambah darah kita dapat menggantinya dengan buah-buahan, namun jangan sampe kita salah memilih sempat kita memilih buah yang bukannya membuat penyakit anemia kita terobati tapi makin membuat tekanan darah kita semakin menurun.

 Zat besi adalah bahan dasar pembentukan hemoglobin yang banyak membawa oksigen, dengan rendahnya zat besi di dalam darah membuat sel darah merah yang di produksi semakin sedikit, jadi kita dapat mengosumsi buah-buahan bagi anda yang mengalami kurang darah atau anemia.jangan menganggap sepeleh jika tubuh Anda kekurangan darah, terutama bagi wanita yang sedang diet, hal ini pun kadang di alami oleh wanita yang sedang hamil karena tingkat penurunan darah lebih besar disebabkan karena tidak banyak memperoleh nutrisi. haemoglobin atau Sel darah merah berperan sangat penting untuk kesehatan tubuh anda, karena darah yang berfungsi mengangkut zat-zat

Makanan dan oksigen. Nah lantas bagaimana cara Anda mengetahui jika kekurangan darah, ada pun gejala awal dari kekurangan darah biasanya di tandai dengan 5 L seperti anda merasa lemah, letih, lesu, Loyo dan lelah. jika anda mengalami gejala diatas bisa saja itu tanda-tanda gejala anemia terjadi pada diri Anda.

1. Buah-buahan

Buah-buahan seperti kismis, plum, apel, anggur dan melon, tidak hanya memperlancar aliran darah, tapi juga menambah jumlah sel darah merah. Buah jeruk dan limau juga menambahkan zat besi ke tubuh Anda.

2. Kacang Almond
Beberapa jenis kacang dapat mengatasi kekurangan darah, terutama kacang almond. 1 ons kacang almond setiap hari memberikan 6 persen zat besi ke dalam tubuh. Di samping itu, harga kacang almond relatif lebih murah daripada kacang lainnya.

3. Daging

Daging dapat meningkatkan haemoglobin dan kaya zat besi. Selain itu, daging mudah diserap oleh usus sehingga tidak menyebabkan pencernaan tersumbat. Namun, jangan berlebihan makan daging karena dapat membuat risiko serangan jantung bertambah. Konsumsilah daging rendah lemak dengan menu diet yang seimbang.

4. Sayuran
Sayuran merupakan salah satu makanan penambah darah. Akan tetapi, tidak semua sayuran dapat mengurangi anemia. Sayuran penambah darah antara lain bayam, ubi, kacang polong hijau, kacang merah, kol, lobak, kentang, brokoli dan sawi. Dari sekian banyak sayuran, ubi adalah obat alami terbaik untuk meningkatkan jumlah sel darah merah. Ubi mengandung zat besi, mengaktifkan sel-sel darah merah dan menambah oksigen ke dalam darah.

5. Roti, Havermut, dan Sereal
Ketiga makanan ini memberikan 20 persen zat besi jika Anda mengonsumsinya setiap hari. Gandum membuat badan lebih sehat sehingga perlu dimasukan ke dalam daftar diet Anda. Gandum juga mempunyai banyak kandungan zat besi yang mengurangi risiko Anda terkena anemia berat.

Facebook CommentsShowHide