kandungan gizi dalam buah pepaya

Buah pepaya dimakan dagingnya, baik ketika muda maupun masak. Daging buah muda dimasak sebagai sayuran. Daging buah masak dimakan segar atau sebagai campuran koktail buah. Pepaya dimanfaatkan pula daunnya sebagai sayuran dan pelunak daging. Daun pepaya muda dimakan sebagai lalap (setelah dilayukan dengan air panas) atau dijadikan pembungkus buntil. Oleh orang Manado, bunga pepaya yang diurap menjadi sayuran yang biasa dimakan. Getah pepaya (dapat ditemukan di batang, daun, dan buah) mengandung enzim papain, semacam protease, yang dapat melunakkan daging dan mengubah konformasi protein lainnya. Papain telah diproduksi secara massal dan menjadi komoditas dagang.

Untuk memproduksi papain, bahan baku yang perlu dipersiapakan adalah getah pepaya. Sementara bahan penolongnya berupa air dan sulfit. Air digunakan sebagai pengencer getah pepaya, sedangkan sulfit digunakan sebagai pelarut bahan kimia.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pepaya
Pengambilan Getah Buah Pengambilan getah buah dilakukan pada buah yang sudah berumur 2.5-3 bulan. Buah yang sedang dalam masa penyadapan harus tetap tergantung pada batang pokoknya. Penyadapan dilakukan sampai tujuh kali dengan interval penyadapan empat hari, maka waktu yang diperlukan untuk penyadapan adalah sekitar 28 hari. Waktu yang tepat untuk menyadap adalah pagi hari sebelum matahari terbit atau sore hari sebelum matahari terbenam.

Daun pepaya juga berkhasiat obat dan perasannya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menambah nafsu makan.
Mengatasi Gangguan pada pencernaan
Buah pepaya mengandung enzim papanin dan serat yang berperan dalam mengatasi masalah-masalah yang terjadi pada pencernaan tubuh seperti gangguan lambung, susah buang air besar, mengatasi wasir, serta membasmi beberapa parasit pada usus yang mengganggu proses pencernaan makanan.
Meningkatkan daya tahan tubuh
Kandungan vitamin C, A, dan Betakaroten yang cukup tinggi dalam buah pepaya berperan dalam memperbaiki sistem imun dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit seperti flu. Vitamin C juga berguna untuk mengatasi masalah sariawan pada mulut.
Mengatasi peradangan
Kombinasi vitamin A, C, Betakaroten, serta sifat anti-inflamasi pada buah pepaya cukup efektif dalam mengatasi masalah peradangan. Hal ini menjadikan buah pepaya baik dikonsumsi oleh para penderita asma, osteoarthritis, dan rheumatoid arthriti
Membantu menurunkan berat badan
Kandungan kalori rendah, serta air dan gizi komplek dalam buah pepaya. menjadikannya baik untuk dijadikan sebagai salah satu menu makanan diet anda.
Berperan sebagai detoksifikasi alami
Anti-oksidan, vitamin, dan beberap nutrisi lainnya dalam buah pepaya berperan dalam membantu tubuh untuk membersihkan racun-racun berbahaya dalam tubuh.
Melindungi tubuh dari serangan jantung dan stroke
Anti-oksidan dalam buah pepaya memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya oksidasi kolesterol serta dapat menurunkan resiko serangan jantung dan stroke pada tubuh.
Menjaga kesehatan mata
Vitamin A dalam buah pepaya berperan penting dalam menjaga kesehatan mata dan melindungi mata dari serangan radikal bebas negatif.


Kandungan pepaya mencukupi kebutuhan vitamin C harian
Buah yang mempunyai rasa manis ini sangat banyak sekali manfaatnya. Satu potong pepaya dapat menyediakan 55 kalori, 86,5 miligram vitamin C, dimana merupakan 144 persen dari asupan yang diperlukan untuk tubuh. Lalu, pepaya juga mempunyai 31 persen vitamin A. Sehingga dari semua manfaat itu, pepaya dapat menjadi makanan yang baik untuk para pengidap obesitas dan yang menginginkan bebas dari kolesterol.
Efektif menurunkan berat badan
Dengan nilai kalori mencapai 120 per porsi, pepaya sempat dikategorikan sebagai 20 makanan terbaik penghilang lemak oleh sebuah majalah Amerika pada tahun 2002. Tentu, secara tidak langsung menegaskan bahwa terdapat hubungan antara penurunan lemak dengan mengonsumsi buah pepaya.

Mengandung enzim papain
Buah pepaya mudah dicerna karena mengandung papain, enzim yang juga membantu menyerap protein dalam tubuh. Selain itu, papain juga dapat membantu pencernaan secara alami, entah saat Anda mengonsumsi daging ataupun makanan jenis lain. Singkatnya, papain kunci penting bagi seorang yang pelaku diet, sebab protein yang diserap cepat ke dalam tubuh dapat membuat stamina Anda terus terjaga.

Selain itu juga juga membuat pencernaan Anda terus sehat, dimana kondisi itu pangkal dari kesuksesan dari program diet. Demikian seperti dilansir Livestrong


Facebook CommentsShowHide

0 komentar

berkomentralah sewajarnya salam saya untuk @BangRinalPurba (senang kenal dan bertemu denganmu)