pertanyaan jebakan saat interview kerja

yang menanyakan begini :
" Apa kelemahan Anda? "
Untuk jawaban ini, Anda harus menampilkan kelemahan yang dapat dilihat sebagai kekuatan.
Ada banyak jenis jawaban yang akan bekerja. Beberapa jawaban akan menjadi jawaban yang baik untuk pekerjaan tertentu, sedangkan jawaban yang sama akan menjadi jawaban buruk bagi pekerjaan yang berbeda. Memilih sebuah jawaban yang akan bekerja untuk posisi yang Anda lamar untuk.

Berikut adalah beberapa contoh.
Jawaban singkat
" Ini mungkin buruk, tapi di perguruan tinggi saya menemukan bahwa saya menunda-nunda banyak sebuah hal. saya menyadari masalah ini, dan aku bekerja di atasnya dengan menyelesaikan pekerjaan saya lebih cepat dari jadwal. "

" Saya merasa kelemahan saya tidak sedang cukup detail oriented. Saya orang yang ingin untuk mencapai sebanyak mungkin. aku menyadari hal ini menyakitkan kualitas dan aku saat ini bekerja pada menemukan keseimbangan antara kuantitas dan kualitas. "

" Saya merasa kemampuan bahasa Inggris saya sifat saya paling lemah. Aku tahu ini hanya masalah sementara. aku pasti belajar keras untuk berkomunikasi lebih efektif. "

" Sifat terlemah saya berjuang dengan tidak meminta bantuan. Aku selalu mencoba untuk memecahkan masalah saya sendiri bukannya meminta seorang rekan kerja yang mungkin tahu jawabannya. ini akan menyelamatkan saya lebih banyak waktu dan aku akan lebih efisien. aku bekerja pada mengetahui kapan itu akan bermanfaat untuk meminta bantuan. "

Jawaban Panjang

" Saya pikir sifat terlemah saya adalah ketidaksabaran saya. Setiap kali saya bekerja dalam tim dan anggota tidak melakukan sampai dengan harapan saya, saya bisa sabar dan kesal. Saya mengerti jika mereka bekerja keras dan sebagian mereka sulit, tapi kadang-kadang orang tidak bisa melakukan tugas karena ketidakmampuan atau kemalasan. sementara A kembali aku akan mendapatkan frustrasi dan mulai mengeluh, tapi aku menyadari bahwa saya dapat membantu keluar dengan menjelaskan hal yang dapat beberapa orang dan mendorong orang-orang malas dengan mengingatkan mereka dari tenggat waktu. Aku tahu itu buruk untuk menjadi tidak sabar, tapi aku pasti bekerja di atasnya. "

" Aku oriented terlalu detail. Aku tidak pernah ingin meninggalkan apa pun keluar dan saya ingin segalanya untuk menjadi sempurna. Ini buruk karena memperlambat pekerjaan saya. Awalnya, saya mencoba untuk bekerja lebih cepat untuk mengkompensasi, tapi itu hanya membuat saya ceroboh. Jadi saya memutuskan untuk menempatkan lebih menekankan pada prioritas dan perencanaan. Dengan demikian, aku berharap bahwa saya dapat membuat keputusan yang tepat pada apa yang untuk bekerja pada dan apa yang harus sengaja meninggalkan keluar. "

Kedua dari contoh-contoh ini menunjukkan jawaban yang dapat diterima.k, itu menunjukkan bahwa Anda seorang pembelajar yang cepat dan bahwa Anda suka efisiensi.  kedua menampilkan suatu orang itu adalah detail oriented, yang dapat dilihat sebagai suatu sifat yang baik. Akhirnya, kedua jawaban mengidentifikasi kelemahan dan menunjukkan tindakan mengoreksi itu.
semoga interview anda berhasil !! good luck man

pertanyaan lainya :
1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?
Ini peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki. http://anehdidunia.blogspot.com

2. Mengapa tertarik bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?

Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?
Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?
Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang dibanggakan?

Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?
Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Bisa ceritakan mengenai diri Anda?
Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.
Facebook CommentsShowHide