dunia maya vs dunia nyata

Internet yang bisa diibaratkan sebagai pisau bermata dua. Pisau yang tajam, akan membantu koki masakan dalam membuat makanan, tetapi jika ada di tangan yang tidak tepat, pisau tersebut bisa dijadikan sebagai alat yang berbahaya untuk mencelakai seseorang.

Akhir-akhir ini banyak berita yang menurut saya sangat menyedihkan. Gara-gara Facebook, Murid dikeluarkan, Bunuh diri karena Facebook, Cerai karena Facebook, Dipecat karena Facebook, dan masih banyak lagi. Dari kasus-kasus tersebut, kita tidak bisa menyalahkan Facebook sebagai penyebabnya, atau Internet yang membuat itu terjadi. Internet bisa kita misalkan sebagai pisau, dan dia tergantung siapa yang memegang pisau tersebut.

simak jga ::
----saya----
Masih saja mencari popularitas demi nama yang kosong belaka di dunia maya padahal masa depan di dunia nyata belum jelas dan terlalu bodoh untuk menghidupi perut yang masih sendiri.
----saya----
Seharusnya memanfaatkan dunia maya untuk hidup, bekerja dan menambah relasi dan berpromosi - bukan hidup yang dipermainkan dunia maya...

anda bagaimana ??


lanjutkan !!

Tak ada larangan berinternet

Nah, tidak ada larangan untuk berinternet, akan tetapi beriternetlah dengan sehat, jagalah diri kita dan keluarga agar selamat dari sisi negatif internet. Jangan biarkan diri kita dikendalikan oleh internet, tetapi kitalah yang harus mengendalikannya, dengan mengetahui batasan-batasan dan bertindak sesuai kewajaran dan tidak melebihi batas dalam berinternet.

Jika ingin menggunakan social community seperti facebook dan lainnya anda harus mempersiapkan diri anda. Jangan terlalu mengeksplor secara berlebihan dan jangan mudah terpengaruh dengan hal-hal seperti itu. Usahakan untuk menambah teman anda dengan orang-orang yang anda kenal.

Kesadaran akan berbagai risiko dan kepedulian kita semua merupakan jawaban agar tetap aman di dunia maya. Teknologi keamanan merupakan alat bantu yang memiliki banyak keterbatasan. Nyaris tidak ada perusahaan yang dapat bertahan hidup tanpa bersentuhan dengan dunia maya. Orang tua pun tidak mungkin mencegah anaknya berhubungan dengan internet karena suatu saat tidak ada murid yang dapat mengerjakan tugas sekolah tanpa mengakses internet.
Dunia Internet

Di jaman kehidupan yang serba modern seperti sekarang ini penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya internet bisa di katakan sebagai suatu keharusan.

Setiap individu di tuntut untuk bisa bertindak secara cepat dalam melakukan berbagai kegiatan ataupun aktifitasnya sehari hari, oleh karena itu penguasaan ilmu pengetahuan di bidang teknologi informasi mutlak di perlukan.

Bisik bisik punya tetangga bak jamur tumbuh di musim penghujan mulai dari anak anak, remaja, orang dewasa bahkan tak jarang mereka yang sudah pada lanjut usia mulai membicarakan yang namanya internet.

Tidak tahu persis apa yang ada di benak mereka, apakah mereka memang sudah mengerti apa itu internet atau sekedar ingin ikut ikutan supaya di bilang gaul...? yang jelas cuman merekalah yang tahu.

Namun demikian apapun yang mereka ketahui dengan hanya mengenal internet sedari awal paling tidak mereka sudah memiliki niat ataupun ketertarikan untuk belajar internet itu sendiri. Dan hal ini tentunya merupakan sesuatu yang positif, ibarat kata pepatah "Tak Kenal Maka Tak Sayang".

Wah...wah...wah...Acungi jempol deh buat mereka. Lalu bagaimana dengan anda sendiri??

dunia nyata
kalau dunia nyata itu bagaikan lagu ini bro ??

Terlupakan, jalanmu tuk kembali meraihku
Setelah kau janjikan beribu harapan
Sadarkah dirimu?

Lihatlah di depan mata (di depan mata), ini dunia nyata
Bukan sekedar ucapan, ini bukan permainan
Semua terasa seperti mimpi yang tak pernah ku alami
Ku terus berjalan namun semua hampa dan terbatas,
Di manakah aku?

Lihatlah di depan mata (di depan mata), ini dunia nyata
Bukan sekedar ucapan, ini bukan permainan

Sungguh amat nyata, tak pernah ku rasa

Lihatlah di depan mata (di depan mata), ini dunia nyata
Bukan sekedar ucapan, ini bukan permainan

Lihatlah, oooo . Ini dunia nyata
Bukan . Sekedar ucapan, ini

terkait 

Facebook CommentsShowHide

0 komentar

berkomentralah sewajarnya salam saya untuk @BangRinalPurba (senang kenal dan bertemu denganmu)