cara melembutkan daging kambing

Memasak dan mengolah daging, baik itu daging sapi, kambing, kerbau, dan ayam sekalipun tentu perlu teknik. Kadang daging yang dimasak, dan kita olah sedemikian rupa agar lunak/empuk tetap saja keras dan mengkal. Hal ini disebabkan karena teknik mengolah daging yang salah.

Seringkali anggapan bahwa lama merebus adalah cara paling mudah untuk melunakkan potongan daging itu tidak selamanya benar. Selain akan menambah pemakaian gas, cara ini juga belum tentu berhasil.

Daun pepaya. Daun pepaya mengandung enzim yang bisa memecah protein daging. Agar empuk, bungkus daging kambing dengan daun pepaya yang sudah diremas sebentar. Kemudian biarkan selama 10 menit.

Nenas muda. Nenas juga memiliki senyawa enzim yang bisa memecah protein pada daging kambing, sehingga membuatnya menjadi empuk. Namun, nenas muda ini harus dilembutkan dulu agar ekstraknya lebih keluar dan bisa melembutkan daging.

tips lainya berikut :
Olahan daging sapi rebus

Pilih daging bagian sandung lamur ( bagian perut ) karena biasanya liat dan keras, sehingga butuh pengolahan lama dan berada dalam kuah yang membantu melunakkan.
Potongan daging jangan terlalu besar supaya cepat lunak dan bumbu meresap.
Masukkan daging jika air sudah mendidih.
Jika daging mulai lunak, kecilkan api dan masak hingga bumbu meresap sempurna.


Olahan daging sapi tumis

Pilih daging sapi bagian has dalam.
Potong daging tipis dan jangan terlalu besar.
Bumbui dahulu dengan campur merica bubuk, garam dan minyak zaitun sebelum dimasukkan dalam tumisan.
Gunakan api besar, suhu tinggi dan waktu singkat saat mengolahnya.
Bisa juga tambahkan tenderizer ( pelunak ) sebelum daging dimasak.


Olahan daging sapi panggang

Pilih daging bagian paha, potong daging melawan serat dengan ukuran agak besar.
Rendam daging yang telah dipotong dalam cairan bumbu selama 2 – 3 jam.
Letakkan daging beserta bumbu perendamnya dalam pinggang tahan panas, lalu dimasukkan dalam oven panas.
Suhu untuk memanggang antara 180*c – 200*c selama 20 – 30 menit.


Olahan daging sapi untuk kaldu

Pilih tulang atau bagian sancam ( daging dekat paha ).
Panggang dahulu daging dan tulang hingga cokelat. Setelah itu memarkan atau remukkan, agar sarinya lebih mudah terestrak cairan.
Gunakan api kecil dengan lama saat merebus.
Tambahkan bouqet garnie ( pala, merica butiran , kulit wortel, daun bawang, seledri, dan kentang ) yang diikat menggunakan kain kasa untuk memperkuat aroma.
Saring kaldu jika talah mendidih.


Olahan daging sapi bakar

Pilih daging has.
Potong daging ukuran kecil.
Rendam dalam bumbu cair selama 1 – 2 jam hingga bumbu meresa.
Tusuk daging berbumbu ke tusuk sate, baru bakar di atas bara.

Olahan daging sapi goreng

Pilih has, rebus dalam air berbumbu hingga empuk.
Potong daging dengan ketebalan antara 1,5 – 2 cm. Potong melawan serat. Pukul – pukul sebentar menggunakan pemukul daging.
Goreng dalam minyak jumlah banyak dan temperatur sedang.

tips lain :
1. Cara mencuci Saat mencuci daging, sebaiknya Anda jangan terlalu lama merendam daging dalam air. Hal ini bisa membuat daging jadi keras dan warnanya pun akan berubah jadi pucat. Cucilah dengan air yang mengalir agar kotorannya bisa cepat hilang tanpa harus direndam lama-lama.
2. Cara memotong Jangan memotong daging dengan mengikuti arah seratnya. Tapi, potonglah berlawanan dengan arah serat daging. Tujuannya adalah untuk menghambat bersatunya serat daging saat proses perebusan. Dengan demikian, daging akan jadi lebih empuk dan mudah untuk dimakan.
3. Cara merebus Sebelum direbus, lumuri permukaan daging dengan menggunakan parutan buah nanas. Masukkan daging sejak air masih dingin, jangan masukkan daging saat air sudah panas. Sebab jika dimasukkan saat air sudah panas, maka pori-pori luar daging akan langsung tertutup sehingga air tidak bisa meresap ke bagian dalam daging. Rebus sekitar 30 menit.

tips lengkap dengan resep dan caranya :

Resep ini bisa dilakukan dua cara saja atau digunakan semua caranya agar lebih mantap (asalkan buah nanas atau serbuk papain tidak kebanyakan agar daging tidak hancur lebur).

Potong-potong daging berlawanan arah dengan serat daging
Daging kambing atau sapi dibungkus dengan daun pepaya. Diamkan selama 1 jam. Bisa juga ditambahkan serai (sereh/serei) banyak-banyak agar bau kambing hilang.
Penting untuk tidak mencuci daging kambing dengan air dingin. Bisa dengan cara mencuci daging kambing menggunakan air panas, atau rebus air hingga mendidih, masukkan daging kambing, biarkan hingga berbuih, lalu buang buihnya hingga habis.
Daging sapi atau kambing tidak langsung dimasak sebab cenderung liat (alot), akan tapi daging kambing atau sapi direbus terlebih dahulu dengan rempah-rempah. Rempah-rempahnya yaitu; kunyit dan jahe, ditambahkan daun salam, serai (sereh) dan lengkuas.
Dengan penambahan/campuran mentimun, contohnya: Potong timun kecil-kecil lalu aduk berbarengan dengan daging. Proses mengaduk berlangsung kurang lebih sepuluh menit. Namun apabila masih belum hilang diaduk terus hingga aroma timunnya menjadi lebih tercium (dominan).
Bisa juga dengan cara yang sangat bagus yaitu menggunakan buah nanas untuk melunakkan/membuat empuk. Caranya, daging kambing atau sapi yang sudah diiris-iris dicampur atau dilumuri dengan nanas yang sudah diparut atau diblender/jus. Biarkan selama 1 jam. Banyaknya parutan buah nanas tergantung selera dan kebutuhan. Semakin banyak jumlah nanas semakin empuk pula dagingnya, malah bisa jadi hancur berderai. Jadi hati-hati sesuaikan takarannya sesuai selera dan kebutuhan. Buah nanas punya keunggulan menggelontorkan lemak. Cocok bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan. Sesuai pengalaman paman saya, parutan atau potongan buah nanas bisa juga digunakan sebagai campuran bumbu ketika dimasak. Tetapi kalau nanasnya terlalu banyak bentuk potongan dagingnya bisa hancur. Jadi takarannya sesuai selera Anda saja, mungkin Anda memang ingin membuat resep terobosan baru resep sedap citarasa sup daging segar dengan nanas asam sebagai bumbu penyegarnya. Silahkan dicoba.
Tip terakhir, sebenarnya mirip dengan daun pepaya yaitu dengan serbuk papain yang disarikan dari getah pepaya. Serbuk papain bisa dibeli di toko swalayan atau supermarket.
Ada juga yang mengatakan bahwa parutan buah apel dan sari buah jeruk bisa melunakkan daging pada masakan, tetapi saya belum pernah mencoba. Konon apel dan sari buah jeruk mengandung asam atau vitamin C yang dapat melunakkan serat daging. Wallahu a’lam. anas_samosir

Catatan:

  1. Beberapa bahan bisa Anda gabungkan sesuai selera Anda sendiri, artinya bahan bisa dicampur saat mentah sebelum direbus, atau bisa dicampurkan pada perebusan pertama, atau bisa juga pada perebusan kedua saat betul-betul memasaknya.
  2. Gunakan minyak zaitun sebagai pengganti minyak kelapa sawit dalam menggoreng atau menumis, ini akan menekan/mengurangi kadar kolesterol jahat dan menaikkan kadar kolesterol baik.
  3. Dalam ilmu pengobatan alami (herbal medicine), bahan nomor 5 yaitu mentimun yang digabung labu siam kemudian dijus/diblender adalah untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi. Takarannya 1 buah labu siam dengan 2 buah mentimun (dari Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma). Diminum secara teratur akan lebih baik. Tapi bagi penderita maag dan asam urat jangan mengonsumsi jus labu siam.
  4. Memperbanyak buah yang kadar airnya tinggi seperti timun juga membantu mengurangi kadar asam urat (gout artritis) dalam darah. Buah berkadar air tinggi selain timun adalah semangka, blewah, dan jeruk.
  5. Sedangkan bahan nomor 6 yaitu buah nanas dapat digunakan untuk menguruskan badan yang kegemukan (diet makanan), karena sifat buah nanas yang menggelontorkan/meluruhkan lemak. Ambil buah nanas ukuran sedang. Jika teratur meminum jus atau parutannya dua kali sehari insya Allah bisa mengurangi berat badan dan badan Anda akan lebih sehat bugar. Tentunya juga Anda jauhi bibit penyakit, menjauhi makan-minum berlebihan, dan diimbangi olah raga. (Baca Majalah ProHerbal) anas_samosir


Wallahu a’lam.

latest
Facebook CommentsShowHide

0 komentar

berkomentralah sewajarnya salam saya untuk @BangRinalPurba (senang kenal dan bertemu denganmu)