Kamis, 07 Februari 2013

manfaat menabung di bank I prudential I syariah I pembangunan

Business Research » "Orang Indonesia Paling Rajin Menabung"

“Orang Indonesia paling rajin menabung.” Itulah kesimpulan yang diperoleh Nielsen dari Survei Kepercayaan Konsumen kuartal keempat 2012. Meskipun indeks survei turun 2 poin dibanding kuartal 3, angka tersebut menunjukkan situasi keuangan personal yang baik dan stabil sejak 2010. Terbukti 78% responden survei online ini yakin dengan keuangan mereka hingga tahun mendatang. Bahkan bila dibandingkan negara lain, masyarakat Indonesia lebih rajin menabung, mempersiapkan masa depannya.

Survei Kepercayaan Konsumen lebih lanjut membedah keyakinan masyarakat terhadap ketersediaan pekerjaan. Sekitar 64% netizen percaya akan ketersediaan pekerjaan di Indonesia hingga tahun depan. Selain itu, 54% responden online ini optimistis bahwa 2013 adalah tahun yang tepat untuk membeli barang-barang yang selama ini mereka inginkan.
 menbaung ( by prudential ) 
MENABUNG : MEMBAYAR UNTUK DIRI SENDIRI
Selama Anda tidak memiliki angsa bertelur emas atau mesin pembuat uang (money machine) maka Anda sendiri yang harus menjadi money machine. Berapa pun penghasilan Anda tidak menjamin bahwa Anda akan hidup nyaman di masa depan. Karena, bukan uang yang Anda hasilkan yang akan menyelamatkan Anda akan tetapi uang yang Anda sisihkan atau simpan yang berperan.

Empat Alasan Mengapa Orang Tidak Menabung

Banyak alasan mengapa individu ataupun keluarga harus menabung, akan tetapi untuk kebanyakan masyarakat, terdapat empat alasan mengapa mereka tidak melakukannya.

1. Karena karier yang sedang menanjak, maka Anda berpikir bahwa Anda akan memperoleh uang banyak nantinya sehingga tidak perlu memulai untuk menabung.

2. Anda merasa bahwa Anda hidup sekarang, dan menabung sangat sulit dan membatasi keinginan Anda.

3. Anda berpikir bahwa menabung tidaklah terlalu penting dan Anda berpikir tidak dapat mengubah prilaku keuangan Anda.

4. Anda berpikir bahwa manabung tidak akan menghasilkan apa pun dengan rendahnya tingkat suku bunga dan tingginya inflasi.

Menabung Membuat Anda Kaya, Bukan Penghasilan Anda

Tidak seorang pun menjadi kaya hanya karena penghasilannya besar. Kekayaan menjadi nyata bila Anda menyimpan atau menyisihkan dana setiap bulannya dan diinvestasikan. Banyak orang berpikir, menurut hemat kami kurang logis,Bila saja saya menghasilkan lebih banyak maka semua keadaaan akan lebih baik. Realitasnya, dengan meningkatnya pendapatan pasti akan selalu dibarengi dengan kenaikan standar hidup atau gaya hidup. Sehingga Anda akan tetap membutuhkan hampir semua penghasilan bulanan yang Anda peroleh dengan kerja keras. Kenyataannya, bila individu atau keluarga gagal merencanakan menabung (saving plan) maka mereka hanya akan menambah hutangnya.

Bila Anda mendapatkan promosi maka dengan standar hidup baru Anda harus membeli mobil yang lebih mempresentasikan jabatan Anda. mobil baru dengan kredit. hutang.


menabung di bank syariah

Jika dilihat dari sisi penerapan praktik bagi hasil maka boleh dikatakan bank syari’ah telah 100% syari’ah. Namun, konsep syari’ah dalam perbankan tidak hanya berbicara mengenai konsep bagi hasil tetapi ada hal-hal yang harus diperhatikan para pelaku perbankan syari’ah agar operasional perbankan syariah bisa 100% syariah.

Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mengakui saat ini industri perbankan syari’ah baru 30% menerapkan praktik prinsip murni syariah. Masih ada dua hambatan yang dihadapi bank syariah untuk menerapkan 100% prinsip syari’ah. 

Ketua Asbisindo A. Riawan Amin mengemukakan bahwa saat ini seluruh perbankan syari’ah baru menerapkan bagi hasil untuk menghilangkan bunga bank yang biasa dilakukan perbankan konvensional. Menurut beliau, perbankan syari’ah juga harus menghilangkan fee money dan juga aturan Giro Wajib Minimum (GWM). 

Kendala tersebut yang menyebabkan asset bank syari’ah jauh tertinggal jika dibandingkan dengan asset perbankan konvensional.[8]
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...